4

Babak 16 besar Euro 2016 dimulai sengit. Tiga pertandingan pertama berakhir dengan skor beda tipis. Tim-tim underdog tunjukkan permainan menawan, sementara tim favorit hanya bisa puas dengan permainan seadanya.

Dalam laga Swiss kontra Polandia, 25 Juni WIB, skor pertandingan tetap 1-1 meski pluit panjang mengakhiri babak perpanjangan waktu kedua. Babak penalti pun jadi solusi menentukan pemenang pertandingan.

Sial buat Swiss yang kali itu main bagus, tendangan penalti Grati Xhaka yang digadang bisa bawa Swiss ke laga final justru melebar dari arah gawang. Sementara itu, Lewandowski cs berhasil mengantongi lima gol penalti dan membawa Polandia untuk pertama kalinya masuk babak perempat Euro 2016.

Masih di hari yang sama, pertandingan babak 16 besar Euro 2016 Wales-Irlandia Utara tunjukkan superioritas The Dragons. Meski begitu, Gareth Bale dan tim kesulitan menerobos baris pertahanan Irlandia Utara sepanjang pertandingan.

Baru pada menit ke-75, jala Irlandia Utara bergetar. Itupun karena kesalahan Gareth McAuley, pemain belakang Irlandia Utara. Dia gagal membuang umpan silang Bale, dan malah menggelindingkan bola ke dalam gawang sendiri. Pelatih Wales Chirs Coleman bilang, “Kemenangan ini sangat buruk. Tapi, menang tetaplah menang.”

Christiano Ronaldo yang diharapkan bisa bawa Portugal kalahkan Kroasia pun tidak berkutik pada babak 16 besar Euro 2016, 26 Juni dini hari. Coba hadang duet maut Luka Modric dan Mario Mandzukic, pelatih Portugal Fernando Santos andalkan Jose Fonte dan Cedric Soares membendung serangan Kroasia.

Kroasia pun menguasai hampir 60 persen permainan dan membuat 13 tendangan ke arah gawang. Jelang menit ke-113, Portugal mulai aktif. Ronaldo memanfaatkan tendangan melenceng Nani, namun kipper Danijel Subasic menghadangnya. Bola muntahan itu disundul masuk Ricardo Quaresma. Pertandingan berakhir, Portugal pun lolo ke perempat final.

Perancis diunggulkan

Pada 26 Juni malam WIB, Perancis bakal menjamu Irlandia. Berdasarkan statistik, Perancis merupakan tim yang lebih unggul ketika mampu kalahkan Irlandia lewat agregat skor 2-1 ketika Piala Dunia 2010. Pelatih Perancis Didier Deschamps berkata, “Kami tidak akan loyo. Target kami adalah melewati tantangan ini.”

Sementara itu, Pelatih Irlandia minta pemainnya tunjukkan semangat dan ketekunan lebih. “Kami akan berlaga dengan kepercayaan diri layaknya pertandingan lawan Italia (Irlandia menang 1-0). Pemain andalan Irlandia sudah beristirahat cukup dan siap tunjukkan upaya lebih keras lagi melawan tuan rumah.”

Dalam laga ini, media memprediksi Perancis kembali unggul. Sementara itu, Jerman kembali perlu melawan tim underdog yang sedang main bagus. Setelah laga Perancis-Irlandia, Jerman akan menghadang Slovakia di babak 16 besar Euro 2016.

Berdasarkan statistik, Slovakia pernah mengempur Jerman 3-1 ketika laga uji coba Mei lalu. Kepercayaan diri anak asuh Jan Kozak pun tinggi ketika bertemu kembali dengan Der Panzer nanti. Sementara itu, Alan Tyers dari Telegraph.co.uk bilang, “Jerman perlu membangkitkan kembali