5

Anthony Joshua berhasil pertahankan gelar juara dunia tinju kelas berat IBF setelah kalahkan petinju Amerika Serikat Dominic Breazeale di London, Sabtu (25/6) waktu setempat. Petinju Inggris itu menang KO ketika Breazeale jatuh kedua kalinya di ronde ketujuh.

BBC menyebutkan, Breazeale main bagus meski kalah. Sebab, jarang sekali ada yang bisa menahan Joshua hingga lebih dari tiga ronde. Petinju lain yang memaksa Joshua bermain hingga ronde tujuh adalah Dillian Whyte.

Breazeale sempat tertekan setelah telak terkena tinju kanan di akhir babak pertama. Babak kedua tidak lebih baik. Dia dihujani serangan dan hanya andalkan counter-attack tangan kanannya. Di ronde tiga, barulah Breazeale mengamuk dan berhasil lolos dari himpitan Joshua.

Namun, pengalaman dan disiplin Joshua membuahkan hasil. Hook kiri Joshua di ronde lima berdampak pada keseimbangan Breazeale. Di ronde tujuh pun dia gagal bangkit setelah dihujani tinju Anthony Joshua.

“Pertandingan itu cukup berat, mengingat saya tidak punya waktu banyak untuk istirahat setelah pertandingan terakhir. Saya hanya punya dua minggu istirahat sebelum kembali berlatih di sasana,” kata Joshua kepada SkySport seusai pertandingan.

Selanjutnya, Joshua akan kembali mempertahankan gelarnya. Joseph Parker dan David Price merupakan dua penantang yang sedang mengantri untuk waktu yang belum ditentukan. “Saya harap bisa punya waktu istirahat lebih banyak supaya bisa mengisi tenaga lebih optimal,” pungkas Joshua.

Persiapan rutin Anthony Joshua

Menurut petinju senior Lennox Lewis, Anthony Joshua punya jab, kecepatan, kekuatan, dan kesabaran yang baik. Media pun memberitakan pukulan-pukulannya serba keras dan terarah. Selain itu, stamina dan kebugaran tubuhnya selalu prima.

Kepada BBC, dia memberitahukan kebiasaannya waktu mempersiapkan diri jelang pertandingan. “Hari saya dimulai dengan sarapan lima telur rebus, dua roti bakar, dua yoghurt, semangkuk buah, semangkuk sereal, dan semangkuk bubur. Itu baru menu sarapan,” kata Joshua.

“Kalau ngemil di sela-sela latihan, saya biasanya makan sereal. Saya suka sekali sereal. Kadang juga suka makan cokelat kalau sedang terburu-buru,” kata Joshua. Selama persiapan pertandingan, dia biasa mengonsumsi total 4.500 hingga 5.000 kalori tiap hari.

Terkait latihan fisik, dia biasa latihan 6 hingga 6,5 jam tiap hari. Latihannya dibagi tiga sesi, yaitu sesi latihan kekuatan, kebugaran, dan ketangkasan. “Biasanya latihan kardio seperti lari atau berenang ketika pagi. Di  sela-sela latihan kardio, saya juga selipkan latihan kebugaran,” kata Joshua.

Untuk otot perut dan pinggang, Joshua mengungkapkan planking merupakan cara yang dilakukannya. “Saya biasanya hanya mampu tiga menit per satu sesi plank. Relatif sebentar karena banyak yang bisa bertahan lebih dari itu,” kata Joshua.

Sementara itu, Joshua melatih otot dadanya dengan press up sebanyak 50 kali per satu sesi. Kemudian, squat dengan beban 190 kilogram hingga punggungnya terasa kebas. “Kalau sudah begitu, biasanya saya istirahat dulu,” ungkapnya.